Kontingen Kalimantan Tengah dan Bangka Belitung berhasil merebut medali emas pertama dari cabang panahan dan catur. Saat ini tinggal empat provinsi belum berkesempatan mendapatkan sekeping pun medali.

Jayapura, tambahasil.com – Ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021 bakal menelurkan juara umum baru. Papua selaku tuan rumah perhelatan olahraga multicabang empat tahunan nasional khusus bagi atlet penyandang disabilitas bersiap mencetak sejarah. Provinsi paling timur ini akan mengukir nama mereka dalam deretan para juara Peparnas.

Sepanjang 15 kali pelaksanaan Peparnas, juara umumnya selalu dikuasai oleh tim-tim asal tanah Jawa. Tercatat Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) telah lima kali juara diikuti DKI Jakarta dengan prestasi empat kali juara. Hanya tersembul nama Sulawesi Selatan sebagai juara umum saat ajang ini digelar di Makassar, tahun 1975 silam.

BACA  Pembukaan Peparnas ke-16 Diisi Penampilan Penyanyi Kelas Dunia

Dengan dua hari pertandingan tersisa, Papua akan menemani provinsi Angin Mamiri, julukan Sulsel. Sebagai juara baru Pekan Olahraga Penyandang Cacat Nasional (Porcanas), nama lama dari Peparnas. Bumi Cenderawasih pun akan bersanding dengan provinsi-provinsi langganan juara Peparnas.

Papua, provinsi seluas 312.224 kilometer persegi, sejak awal sudah menggelorakan tekad untuk menjadi juara umum di tanah sendiri. Sekaligus mengubur mimpi Jabar mempertahankan titel yang direbut pada 2016. Seperti halnya pada ajang Pekan Olahraga Nasional 2021, di Peparnas kali pun Papua menerjunkan atlet terbanyak, yaitu 280 atlet.

Para atlet berhasil membawa Papua memimpin pada klasemen perolehan medali sejak hari pertama lomba. Yakni usai Peparnas dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Sabtu (2/11/2021) malam.

BACA  Peparnas Papua Menyampaikan Pesan Kesetaraan

Hingga hari Jumat (12/11/2021) pukul 07.30 WIT, Papua masih memimpin perolehan medali sementara dengan 92 emas, 55 perak, 60 perunggu dan meninggalkan juara bertahan Jabar di urutan kedua dengan selisih emas sangat jauh, 25 keping.

Jabar telah meraup 67 emas, 63 perak, 52 perunggu disusul Jateng (64 emas, 40 perak, dan 53 perunggu), dan Kalimantan Selatan (33 emas, 25 perak, 37 perunggu). Mengekor di belakangnya tuan rumah Peparnas 2024 Sumatra Utara (23 emas, 24 perak, 11 perunggu), dan DKI Jakarta (19 emas, 21 perak, 28 perunggu).

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.