Presiden RI Joko Widodo memberikan izin pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX digelar dengan kehadiran penonton. Yang diperkenankan hanyalah mereka yang sudah tervaksinasi Covid-19.

Jakarta, tambahasil.com – Pada rapat terbatas 30 Agustus lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan izinnya bagi keberadaan penonton terbatas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Mereka yang diperkenankan nonton PON adalah mereka yang sudah menjalani vaksinasi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam Weekly Briefing virtual, 30 Agustus lalu menyampaikan bahwa aturan detil perihal penonton di arena PON XX tersebut masih dibicarakan serius oleh pemerintah. Misalnya, soal kapasitas yang diperbolehkan dalam satu arena atau stadion saat pertandingan yang digelar pada 2–15 Oktober 2021 tersebut. Termasuk tentang penonton yang hadir karena diundang oleh pemerintah.

Panitia Besar (PB) PON XX Papua menyambut baik usulan Presiden Joko Widodo yang memberi izin kehadiran penonton pada PON XX itu. “Bapak Gubernur selalu sampaikan bahwa PON ini pesta rakyat, makanya kita terus dorong agar masyarakat yang berada di sekitar venue menjalani vaksinasi,” kata Ketua Harian PB PON XX Papua Yunus Wonda kepada pers di Jayapura, Selasa (31/8/2021).

BACA  PON XX Dongkrak UMKM dan Pariwisata Papua

Menurut Yunus Wonda, Dinas Kesehatan Provinsi Papua selaku koordinator bidang kesehatan PON terus berkoodinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota untuk mempercepat vaksinasi kepada masyarakat sekitar venue. “Target kita saat pelaksanaan PON vaksin di Papua sudah di atas 70 persen,” jelasnya.

Dalam laporan resmi yang dikeluarkan Satgas Pengendalian, Pencegahan, dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua pada 2 September 2021, disebutkan tentang capaian vaksinasi di Kota Jayapura untuk dosis 1 mencapai 50,8 persen dan dosis 2 nya 31,8. Kabupaten Jayapura vaksinasi dosis 1 mencapai 47,8 persen, dan dosis 2 mencapai 29,9 persen. Kabupaten Mimika vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 49,9 persen, dan dosis 2 mencapai 32,4 persen.

Sedangkan untuk Kabupaten Merauke vaksinasi dosis 1 mencapai 53,9 persen dan dosis2 sudah 33,8 persen. Sementara itu, kabupaten terdekat dengan Jayapura yaitu Kabupaten Keerom vaksinasi dosis 1 mencapai 33,5 persen dan dosis 2 mencapai 22,3 persen.

BACA  PT Pelabuhan Indonesia Menjadi Perusahaan Induk Sektor Kepelabuhanan

Tercatat pula bahwa perkembangan harian kasus Covid-19 di Kota Jayapura rata-rata 5 kasus, Mimika 8 kasus, Merauke 5 kasus, dan Kabupaten Jayapura 0 kasus. Sementara itu, di seluruh Provinsi Papua penambahan kasus harian sekitar 43 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengatakan bahwa jangkauan medan di Jayapura termasuk sulit. Selain itu, sebagian masyarakat telanjur termakan hoaks soal Covid-19 dan vaksinasi. Namun begitu pihaknya tidak tinggal diam dan terus berusaha agar target vaksin 70 persen bisa dicapai Pemerintah Kabupaten Jayapura.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.