Jakarta, tambahasil.com – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus menerapkan program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN). SIKOMANDAN yang merupakan program lanjutan dari SIWAB ini dinilai berjalan positif.

“Program untuk peningkatan kelahiran, peningkatan produktifitas, pengendalian penyakit hewan, reproduksi, penjaminan keamanan, mutu pangan, serta proses distribusi dan pemasaran ini berjalan positif,” ujar Direktur Jenderal PKH, Nasrullah.

Ia menyampaikan, realisasi SIKOMANDAN dari tahun 2017 sampai 2020 untuk capaian akseptor yang dilakukan inseminasi telah melebihi target, yaitu sebanyak 15.095.704 ekor dari target sebanyak 12.495.007 ekor.

Sementara untuk kebuntingan ternak sebanyak 8.169.470 ekor dari target ternak bunting sebanyak 8.957.130 ekor, dan untuk kelahiran ternak sapi dan kerbau sebesar 7.040.160 ekor ternak dari target sebesar 7.470.661 ekor.

BACA  Menanam Pohon Kelor Mudah Sederhana dan Berkhasiat Melawan Covid-19

Sedangkan untuk realisasi kegiatan pada tahun 2021 realisasi akseptor sampai dengan 27 April 2021 sebesar 1.361.117 ekor atau setara 34,03% dari target 4.000.000 ekor akseptor. Kebuntingan ternak 834.642 ekor ternak yang bunting atau 30,98% dari target sebesar 2.714.283 ekor. Dan untuk kelahiran ternak sebesar 720.034 ekor atau 29,48% dari target 2.442.855 ekor.

“Jika dinilai kelahiran ternak sapi dan kerbau selama kurun waktu 2017 sampai 2020 dengan jumlah kelahiran ternak sebesar 7.760.194 ekor apabila dikalikan dengan harga pedet perekor Rp6 juta maka pendapatan peternak yang didapat dari SIKOMANDAN adalah sebesar Rp46,5 triliun,” papar Nasrullah.

Berdasarkan data tersebut, sejatinya angka kelahiran masih perlu ditingkatkan. Maka, perlu lebih gencar lagi mensuskeskan program SIKOMANDAN dengan koordinasi antar pihak. Seperti antar instansi, antar penangungjawab supervisi, antar dinas, antar bidang diperlukan untuk bekerjasama, bersinergi dalam menjalankan program SIKOMANDAN.

BACA  Pemerintah Bentuk Badan Pangan Nasional Untuk Pangkas Rantai Birokrasi

Harapannya, agar timbul harmonisasi pemahaman untuk besama-sama membangun dan mensejahterakan peternak yang memiliki daya saing. Dengan demikian SIKOMANDAN sebagai upaya menjadikan sapi-kerbau sebagai sumber bahan pangan khususnya daging bisa dilakukan secara keberlanjutan sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Salah satu kegiatan ekspos atau gebyar pameran hasil-kegiatan SIKOMANDAN adalah panen pedet atau output peningkatan kelahiran. Semoga dengan adanya kegiatan SIKOMANDAN secara berkelanjutan akan berdampak positif meningkatkan populasi ternak
dan akhirnya kesejahteraan peternak akan meningkat,” harap Nasrullah.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.