Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad menjaga produktivitas industri tekstil dan produk tekstil (TPT), apalagi sub sektor itu merupakan sektor padat karya dan berorientasi ekspor.

Jakarta, tambahasil.com – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terus berupaya bangkit di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19. Dahulu, industri itu pernah mengecap kejayaan sebagai komoditas unggulan bangsa ini.  Namun, persaingan tingkat global yang semakin ketat dan adanya pandemi Covid-19 sejak awal 2020 telah menurunkan kinerja sektor itu.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pun menyusun kembali peta jalan industri Making 4.0 dan industri TPT merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan karena pernah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian.

BACA  Musyawarah Adat Menetapkan Mangkunagoro X

Tahun 2022 telah ditetapkan sebagai momentum kebangkitan ekonomi Indonesia setelah sempat terpukul akibat pandemi dalam dua tahun terakhir.  Tahun depan, pemerintah telah memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi pada 2022 bisa berada pada kisaran 5 persen–5,5 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi 2021.

Sementara itu, Bank Indonesia memproyeksi pertumbuhan ekonomi 2022 akan sekitar 4,7 persen–5,5 persen. BI optimistis, pemulihan akan terjadi pada tahun depan, dari 3,2 persen–4 persen pada 2021.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi pada 2022 akan lebih baik dibandingkan dengan 2021. Menurutnya, ekonomi akan membaik seiring menurunnya kasus Covid-19 dan pemulihan Indonesia dari pandemi.

BACA  Barang Apa Yang Tidak Dikenai PPN?

Demikian pula subsektor industri manufaktur, industri yang mampu menyumbang kontribusi bagi PDB diharapkan pertumbuhan sub sektor itu bisa mencapai kisaran 5 persen pada 2022. Bagaimana dengan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) yang digadang-gadang sebagai salah satu industri unggulan masa depan? Pelaku industri itu optimistis dapat terjadi pemulihan di 2022 dengan asumsi tingkat pertumbuhan mencapai di kisaran 5 persen.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.