Jakarta, tambahasil.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menggelar pelatihan guna menyiapkan SDM terampil dan kompeten dalam mengelola sumber daya perikanan. Pelatihan ini ditujukan untuk merealisasikan program terobosan Menteri Sakti Wahyu Trenggono periode 2021-2024.

Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) menyelenggarakan tiga tema pelatihan, dengan total peserta sebanyak 1.168 orang dari berbagai lapisan masyarakat di Indonesia.

Ketiga pelatihan ini meliputi Pelatihan Kultur Probiotik yang diselenggarakan Balai Pelatihan dan Penyuluhan (BPPP) Bitung serta Pelatihan Pembuatan Onde-Onde Ikan dan Pelatihan Pembuatan Ikan Nila Saus Pasaman yang diselenggarakan oleh BPPP Medan.

BACA  Ikan Mas Super Dengan Nama “Mustika” Yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit

Plt. Kepala BRSDM, Kusdiantoro, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi untuk mendukung program KKP yang digagas oleh Menteri Trenggono. “Sesuai dengan apa yang sudah dicanangkan Menteri Trenggono, kegiatan ini merupakan implementasi program peningkatan pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan melalui penguatan komoditas-komoditas unggulan berorientasi pada ekspor yang merupakan hasil dari riset, serta program peningkatan produksi dan konsumsi ikan melalui pembangunan kampung-kampung budidaya berbasis kearifan lokal,” jelas Kusdiantoro.

Pihaknya pun berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola produk perikanan. “Saya berharap adanya kegiatan ini, ke depannya para pelaku utama dan pelaku usaha dapat meningkatkan produk perikanan yang berimbas pada peningkatan perekonomian,” tutur Kusdiantoro.

BACA  Ikan Kakap Putih Berpotensi Besar Dan Diminati Pasar Internasional

Difasilitasi oleh BPPP Bitung, kegiatan Pelatihan Kultur Probiotik ini diikuti 479 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, para peserta dilatih untuk mengelola kualitas air budidaya.

Dalam budidaya ikan diperlukan teknologi yang sesuai, untuk menekan kebutuhan air dan pakan serta meminimalisir buangan limbah sehingga kualitas air budidaya dalam kondisi optimal. Penggunaan probiotik dibutuhkan untuk menjaga kualitas air dan kesehatan biota yang dipelihara dapat bertumbuh dengan baik.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.