Dubai, tambahasil.com – Panas matahari terasa menyengat, saat kaki menapaki tempat parkir Gate Oportunity di kawasan Dubai 2020 Expo. Maklum, lokasi pameran memang di tengah padang gersang yang minus pepohonan. Alih-alih sejuk, justru keringat langsung mengucur deras sebelum masuk pintu gerbang.

Bagi orang Indonesia, suhu 30 derajat Celcius siang itu tergolong “huhah”. Namun rombongan anak “SD” setempat yang berbaris rapi, seperti tak merasakan hawa panas itu. Mereka tampak gembira, dengan seragam dan rompi kuning yang dikenakannya.

“Indonesi, Indonesi,” ujar seorang di antara mereka, sambil menunjuk ke arah Paviliun Indonesia yang akan mereka masuki.

Tampaknya, nama Indonesia sangat familiar bagi mereka. Aisya, guru pendamping anak-anak “SD” itu bahkan bilang, “We are brother” (kita bersaudara). Ia berharap, dengan mengunjungi Paviliun Indonesia, anak muridnya bisa mendapatkan pengalaman menjadi bagian dari Indonesia dan belajar lebih banyak tentang Indonesia.

We want to know Indonesia better,” (kami ingin mengetahui Indonesia lebih baik lagi) terang Aisya, dengan bahasa Inggris patah-patah beraksen Arab yang kental.

BACA  Museum Nasional Indonesia Menampilkan Wahana Baru

Dengan disokong suara anak-anak muridnya, ia bilang Indonesia adalah negeri yang sangat indah. “Just like a piece of heaven on earth (Seperti serpihan surga di atas bumi),” ujarnya.

Aha, ucapannya bombastis, tentu saja. Tapi biarlah, namanya juga pendapat, tidak ada yang salah.

Namun jika menengok minat masyarakat untuk mengunjungi Paviliun Indonesia di Dubai 2020 Expo, ucapan Aisya bisa jadi benar. Keingintahuan warga tentang Indonesia memang terbilang luar biasa. Tidak hanya di kalangan warga lokal, namun juga para wisatawan yang sedang berkunjung ke Dubai. Pengamatan di lokasi, banyak sekali wajah-wajah non-Arab datang berkunjung.

Sejak dibuka 1 Oktober 2021 lalu hingga hari ini (3/11/2021), tercatat 200.000 orang telah mampir di Paviliun Indonesia. Meski harus diakui, jumlah terbesar memang baru terjadi satu bulan belakangan ini.

“Jumlah (pengunjung) harian sekitar 1.000 – 2.000 orang. Khusus Jumat dan Sabtu bisa mencapai 5.000 orang. Rekor terbanyak saat libur Maulid kemarin, 9.000 orang berkunjung ke sini. Sementara untuk hari ini saja, sudah 2.000 orang lebih,” terang Naya, pavillion boy yang bertugas di pintu masuk.

BACA  Harga Batu Bara Meroket dan Kembali Cetak Rekor Baru

Menurut jejaka asal Jakarta yang sudah bertugas sejak pameran ini dibuka, kebanyakan pengunjung memang amat penasaran dengan Indonesia. Mereka ingin melihat gambaran nyata Indonesia. Kalangan masyarakat Dubai mengenal Indonesia sebagai “tanah surga” dengan kekayaan alam dan ragam budayanya yang luar biasa. Tak heran, Paviliun Indonesia menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung.

“Paling ramai dikunjungi,” kata Naya.

Faktor lain yang turut berperan terhadap membeludaknya pengunjung adalah letak Paviliun Indonesia yang terbilang strategis, hanya 500 meter dari pintu masuk Opportunity Gate. Cukup jalan kaki, pengunjung dengan mudah bisa mencapai paviliun yang letaknya bersebelahan dengan Visitor Center.

Lebih dari itu, tulisan “Indonesia” dengan huruf warna-warni makin memudahkan pengunjung menemukannya di area pameran yang total luasnya mencapai 400 hektare ini.

“Paviliun kita juga ramah difabel. Pengunjung yang memiliki keterbatasan fisik memiliki jalur tersendiri, sehingga lebih nyaman menikmati pameran,” imbuh Niki, salah seorang liaison officer pameran.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.