Tercatat, sedikitnya 96 persen wilayah di Kota Jayapura sudah tersambung oleh akses komunikasi berkualitas. Sehingga, setiap masyarakat di wilayah tersebut kini sudah bisa berkomunikasi dengan lancar.

Jayapura, tambahasil.com – Percepatan pembangunan suatu kota atau wilayah tak lepas dari sebagus apa akses telekomunikasinya. Oleh karena itu, infrastruktur dan layanan telekomunikasi berkualitas yang dibangun dengan konsep kota cerdas (smart city) mampu mendorong pertumbuhan sosial ekonomi yang lebih baik.

Momentum rangkaian perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 sejak September dan November 2021 sepatutnya mendukung kota-kota di Papua berkembang menjadi kota cerdas. Ibu Kota Provinsi Papua Kota Jayapura menjadi titik rujukan perkembangan kota cerdas berkelanjutan di Bumi Cendrawasih.

BACA  Industri Mebel Nasional di Masa Pagebluk Tangkap Peluang Ekspor

Kota yang memiliki geografis unik karena terletak di antara Teluk Yos Sudarso–dulu bernama Numbai–dan Teluk Youtefa. Teluk di Kota Jayapura ini merupakan muara dari aliran Sungai Numbai yang bermata air di Pegunungan Cycloop atau Dofonsoro. Wilayah Kota Jayapura membentang 940 km persegi dan dihuni oleh 404.351 jiwa.

Penduduk Jayapura memiliki tingkat keragaman tinggi sebagai kota pesisir. Selain dihuni penduduk asli Papua terdapat warga asal Bugis, Jawa, Sunda, Sumatra, Flores, dan suku lainnya. Warga Jayapura 56 persen menganut Kristen Prostestan dan Katolik, sedangkan penganut Islam mencapai 43 persen.

Potensi Kota Jayapura, sebagai kota pemerintahan, bisnis, pariwisata, keragaman budaya, dan segudang kearifan lokal Papua dengan geografis unik inilah merupakan kekuatan dalam mengembangkan diri sebagai kota cerdas dan modern.

BACA  Pemerintah Berikan Bantuan Operasional Untuk Masjid/ Musala

Modal infrastruktur komunikasi seperti jaringan fiber optik untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital sudah dirintis di Kota Jayapura sejak masuk menjadi bagian dari pengembangan 100 smart city seluruh Indonesia. Perhelatan PON dan Peparnas Papua 2021 menjadi “trigger” untuk menguatkan akses telekomunikasi tersebut sejak 2018.

“Kami tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar, dalam membangun infrastruktur telekomunikasi di Kota Jayapura, sebagai faktor penting terwujudnya Kota Jayapura Modern,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Jayapura Binton Nainggolan, dalam konferensi pers bertajuk “Kota Jayapura Menuju Kota Modern” di Media Center Kominfo Peparnas Papua, Kamis (11/11/2021).

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.