Lumbung pangan menciptakan kerja sama antara petani dan penyalur. Lumbung pangan juga meningkatkan hasil produksi panen cabai dan membuat harga menjadi lebih seimbang.

Para petani di Kabupaten Wonosobo merasa bersyukur atas keberadaan lumbung pangan atau program food estate yang memberikan banyak manfaat bagi petani. Mereka menyebut bahwa lumbung pangan tersebut menciptakan kerja sama antara petani dan penyalur (offtaker) yang dapat menjamin kepastian harga cabai.

Alhamdulillah sudah cukup bagus kalau untuk pemeliharaan, cuma di pascapanen kita kebingungan di harga. Dan sekarang dengan adanya food estate ini kami Alhamdulillah sangat didukung, Pak. Dibeli untuk harga sekarang di angka Rp15 ribu per kilonya,” ucap seorang petani kepada Presiden Jokowi.

BACA  BRIN Temukan 7 Jenis Flora Dari Pulau Sumatra dan Sulawesi

Petani tersebut juga mengatakan bahwa keberadaan lumbung pangan meningkatkan hasil produksi panen cabai dan membuat harga pokok penjualan (HPP) dan harga jual cabai menjadi lebih seimbang. Mereka menceritakan, kalau dulu produksi per hektare hanya sekitar 6 sampai 7 ton, sekarang dengan pendampingan program food estate bisa mencapai 8 ton per hektarenya.

“Sementara penghitungannya kami dari biaya produksi sudah ringan, karena kegunaan kimia sudah dikurangi, kemudian tidak begitu besar artinya di angka yang cukup rendah untuk HPP-nya,” katanya.

Dengan adanya program food estate, para petani itu juga menyampaikan terima kasih. “Sebab, setiap hari kami bisa menanam dan menanam terus, dan cabai khususnya di Desa Lamuk, Kabupaten Wonosobo, selalu ada,” ucapnya.

BACA  Petani Jawa Tengah Gerakkan Ekonomi Nasional Dengan Food Estate

Presiden Joko Widodo pada Selasa, 14 Desember 2021, meninjau lokasi lumbung pangan (food estate) di Desa Lamuk, Kecamatan Kalijajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk berdialog dengan beberapa petani setempat.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara dalam peninjauan lumbung pangan tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Mengawali kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo meninjau lumbung pangan dan melakukan penanaman bawang merah bersama para petani dan masyarakat di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.