Jakarta, tambahasil.com – Melihat potensi komparatif wilayah, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat mempunyai potensi untuk pengembangan sentra-sentra peternakan kambing berbasis korporasi.  Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah di ruang kerjanya di kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta (14/02)

“Saat ini kita terus mendorong daerah yang mempunyai potensi komparatif untuk pengembangan ternak kambing/domba di wilayahnya”, kata Nasrullah. “Pengembangan sentra peternakan kambing sejalan dengan salah satu program prioritas Kementerian Pertanian tahun 2022 dalam rangka penguatan produksi pangan, sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing produk”, imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Makmun saat melakukan kunjungan kerja ke kelompok peternakan kambing mitra PT. Shadana di Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, Kamis (10/2) menyampaikan, pengembangan sentra peternakan kambing sejalan dengan salah satu program prioritas Kementerian Pertanian. “Lombok Timur ini memiliki potensi untuk pengembangan sentra-sentra peternakan kambing”, ungkap Makmun.

BACA  Indonesia Di peringkat Ketujuh Dunia Dengan Koleksi Kekayaan Flora

Ia katakan, pengembangan ternak kambing saat ini didorong agar berbasis korporasi, sehingga kelembagaan kelompok kuat dan mudah dalam mengakses pembiayaan untuk modal usaha. “Jika skala usaha meningkat, maka akan lebih efisien dalam pemeliharaan, sehingga pendapatan peternak juga meningkat dan diharapkan dapat memperbaiki kesejahteraannya”, ujar Makmun.

Lebih lanjut diungkapkan, memelihara kambing merupakan sunnah rasul yang tentunya mengandung nilai-nilai ibadah didalamnya. “Kita dorong peternak-peternak kita agar dapat menyediakan kebutuhan kambing setiap saat, terutama pada saat pelaksanaan hari raya Idul Adha/kurban, apalagi jika pelaksanaan DAM haji dapat dilakukan di Indonesia, tentu hal ini harus mendapatkan kajian yang mendalam dan konprehensif dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Kementerian Agama RI dan tentu saja komunikasi dengan pihak Pemerintah Arab Saudi”, imbuhnya.

BACA  Rangkaian Gebyar Ekspor Diselenggarakan di 34 Provinsi Indonesia

Makmun menuturkan bahwa melalui kerjasama bilateral dengan pemerintah Arab Saudi, Indonesia saat ini sedang memperjuangkan pelaksanaan DAM jamaah haji Indonesia dapat dilaksanakan di negeri sendiri. Selain itu menurutnya, kambing/domba juga mempunyai peluang ekspor yang sangat menjanjikan ke negara Timur Tengah lainnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy menyampaikan, rencana pengembangan sentra-sentra peternakan kambing tersebut sangat baik. “Berapa pun ternak yang dibutuhkan tidak masalah karena lahan tersedia dan luas”, ungkapnya.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.