Presiden Jokowi mengingatkan agar warga Indonesia selalu “eling lan waspodo”.

Jakarta, tambahasil.com – Nuansa Nusantara menyambut para pimpinan lembaga negara/pemerintahan, tokoh bangsa, dan tamu kehormatan lainnya di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (16/8/2022).

Agendanya, mendengarkan pidato kenegaraan presiden pada Sidang Tahunan MPR RI tahun 2022 dan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-77 Kemerdekaan RI pada Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI tahun 2022.

Pada siang harinya, Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam rangka penyampaian keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2023 beserta nota keuangannya. Berbeda dengan Sidang Tahunan MPR, dua tahun belakangan, yang mendapat pembatasan akibat pandemi Covid-19, kali ini Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyebut bahwa sebanyak 711 anggota DPR, MPR, dan DPD RI hadir di ruang paripurna itu.

BACA  Festival Kopi Papua & UMKM Papua Bangkit

Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, Presiden RI Jokowi kembali mengenakan pakaian adat Nusantara. Kali ini, Presiden Jokowi memakai baju Paksian asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pakaian adat tersebut berwarna dominan hijau dan memiliki motif “pucuk rebung”. Motif itu melambangkan kerukunan. Sedangkan, warna hijau dipilih karena mengandung filosofi kesejukan, harapan, dan pertumbuhan.

Sementara itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampil anggun dengan mengenakan kebaya berwarna pink lengkap dengan hijab berwarna senada. Penampilan Iriana Jokowi itu dilengkapi dengan kain batik berwarna cokelat.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga mengenakan pakaian kebaya kutubaru berwarna terakota. Warna pakaian Ketua DPR itu sengaja dipilih sebagai simbol semangat optimisme dalam menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

BACA  Jenderal Andika Perkasa Ditunjuk Sebagai Calon Panglima TNI

Tak ketinggalan, kedua asisten ajudan Presiden Jokowi yang mendampingi ketika penyampaian pidato kenegaraan mengenakan masing-masing baju adat dari Banjar, Kalimantan Selatan, dan baju adat dari Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan agenda-agenda besar bangsa untuk mewujudkan cita-cita Indonesia maju dan membangun Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Saya tegaskan kembali, agenda besar bangsa tidak boleh berhenti. Langkah-langkah besar harus terus dilakukan,” kata Presiden Jokowi.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.