Jakarta, tambahasil.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) bersinergi dengan Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengembangkan investasi berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan. Percepatan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan memerlukan peningkatan investasi dan keberlanjutan usahanya.

“Keberlanjutan usaha diperlukan untuk mengolah potensi ekonomi perikanan menjadi kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan investasi yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Oleh karenanya, Ditjen PDSPKP selalu aktif dalam berbagai forum investasi untuk mempromosikan peluang investasi, sekaligus menarik minat calon investor yang ingin berinvestasi di sektor kelautan dan perikanan,” ujar Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti, Rabu (15/9/2021).

Dalam salah satu forum investasi yang digelar BKPM pekan lalu (8/9/2021) bertajuk lndonesia lnvestment Webinar Forum (llWF) 2021, Staf Ahli Menteri Investasi Bidang Ekonomi Makro, Kementerian Investasi/ BKPM, Indra Darmawan menegaskan bahwa kepercayaan dunia untuk berinvestasi di Indonesia masih tetap terjaga.

BACA  Panen Besar Ikan Lele Hasil Budidaya Melalui Sistem Bioflok

Terbukti secara kumulatif sepanjang periode Januari–Juni 2021, kinerja realisasi investasi Indonesia tercatat mencapai Rp442,7 triliun atau 49,2 % dari target Rp900 triliun pada akhir tahun. “Capaian ini terdiri atas PMA sebesar Rp228,5 triliun dan PMDN sebesar Rp214,2 triliun. Kinerja tersebut berhasil menyerap 623.715 orang tenaga kerja Indonesia,” tegas Indra.

Senada, Artati juga menyampaikan kinerja realisasi investasi sektor kelautan dan perikanan periode Januari-Juni 2021 telah mencapai Rp2,97 triliun atau 54,04% dibandingkan dengan target 2021 sebesar Rp5,49 triliun. “Investasi di sektor kelautan dan perikanan masih didominasi investasi dari PMDN sebesar Rp1,16 triliun, sedangkan PMA sebesar Rp0,42 triliun dan kredit investasi sebesar Rp1,39 triliun,” imbuh Artati.

BACA  Pelatihan Budidaya Ikan Lele Dengan Sistem Bioflok di Kota Prabumulih

Investasi di sektor kelautan dan perikanan, lanjut Artati, terdapat tiga bidang usaha prioritas yang terbuka bagi kegiatan penanaman modal atau investasi sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2021. Melalui Peraturan Presiden ini diarahkan menjadi pengaturan investasi yang lebih berdaya saing.

“Tiga bidang tersebut adalah usaha penangkapan, budidaya, dan pengolahan ikan. Sebagai bidang usaha prioritas investasi, usaha perikanan ini merupakan bidang usaha yang termasuk dalam program/proyek strategis nasional, padat modal, padat karya, dan berorientasi ekspor. Salah satunya proyek strategis nasional Lumbung Ikan Nasional,” sambung Artati.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.