Jakarta, tambahasil.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan upaya pelestarian sumber daya ikan air tawar, salah satunya dengan kegiatan restocking guna menjalankan program ketahanan pangan, dan menambah stok ikan di perairan umum. Kali ini kegiatan restocking dilakukan di Embung Songgom Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah pada 5 Maret 2022 lalu.

Di Kabupaten Banyumas peranan Embung Songgom sangatlah penting sebagai sumber air tawar, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, serta perekonomian masyarakat. Namun, aktivitas manusia yang cukup masif di perairan umum memberikan dampak negatif, seperti rusak dan hilangnya habitat ikan, atau punahnya keanekaragaman hayati perairan, termasuk sumber daya ikan.

Seperti diketahui, beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya populasi ikan di antaranya karena eksploitasi yang berlebihan, introduksi ikan asing, perubahan habitat,  persaingan penggunaan air, dan pencemaran lingkungan.

BACA  Digitalisasi Sektor Pertanian Perkuat Ketahanan Pangan

Maka, salah satu upaya untuk mempertahankan stok ikan adalah dengan melakukan restocking atau penebaran ikan di perairan umum. KKP telah melakukan restocking 25 ribu benih ikan nilem di Embung Songgom. Kegiatan tersebut dilakukan bersamaan dengan kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Sunarna.

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, KKP, Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, kehadiran KKP ke Banyumas merupakan program KKP, antara lain memberikan bantuan benih dan restocking ikan air tawar di Embung Songgom.

Restocking ikan nilem yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan air tawar di Kabupaten Banyumas, dan juga kesejahteraan masyarakat dikemudian hari. Hal yang tidak kalah penting, program tersebut juga dapat meningkatkan ketahanan pangan sehingga dapat menekan angka stunting di Kabupaten Banyumas.

BACA  Konsep Ekonomi Biru Optimalisasi Sumber Daya Perikanan Budidaya

“Kami berharap, dengan program tersebut bisa meningkatkan ketahanan pangan di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Banyumas, sehingga dapat menurunkan angka stunting,” tukas Tebe, panggilan akrabnya.

Sementara itu, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Perbenihan, DJPB, Nono Hartanto menyampaikan, selain restocking pihaknya juga tengah menyiapkan program kampung perikanan budidaya gurame di Kabupaten Banyumas. Dengan demikian pihaknya juga meminta dukungan dan kerja sama dari pemerintah daerah, agar program dari DJPB bisa berjalan dengan baik.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.