Parade motor listrik hasil konversi BBM ke listrik dilaksanakan dari Hotel Ambarukmo menuju Hotel Sheraton Daerah Istimewa Yogyakarta. Parade itu menjadi kegiatan awal dari rangkaian energy transitions working group pada Presidensi G20.

Jakarta,  – Pada Rabu 23 Maret lalu, sejumlah ruas jalan di Yogyakarta dilalui iring-iringan sepeda motor yang dipimpin langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Sepeda motor yang dipakai bukanlah sepeda motor biasa, tapi 67 sepeda motor listrik modifikasi konversi dari BBM.

Parade sepeda motor listrik ini menjadi kegiatan awal dari rangkaian energy transitions working group (ETWG) pada Presidensi G20 Indonesia. Gelaran ini menjadi ajang kampanye budaya baru penggunaan kendaraan listrik serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan energi yang bersih dan efisien.

BACA  Desa Sade Daya Tarik Pariwisata Pulau Lombok

“Kita memang mulai memasuki, mendorong kendaraan bermotor listrik supaya memang bisa mengurangi emisi. Ini sesuai target kita, jadi upaya untuk menggunakan kendaraan listrik itu terus kita intensifkan, tadi kita baru saja mencoba motor listrik ini. Kita mengkonversi sepeda motor-sepeda motor yang saat ini menggunakan bahan bakar BBM,” kata Arifin, usai parade.

Menurut Arifin, konversi motor BBM ke listrik bisa menghemat impor minyak mentah dan juga mengurangi emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20.

“Konversi ini akan terus kita intensifkan. Semoga dengan adanya konversi ini juga bisa mendorong industri kendaraan listrik bisa semakin berkembang. Sehingga motor listrik bisa dibuat dalam negeri dan bisa meningkatkan tingkat lomponen dalam negeri,” kata Arifin.

BACA  Kekayaan Alam Merauke Musamus dan Kanguru Mini Diperkenalkan Dalam PON

Kementerian ESDM sendiri akan terus melaksanakan program konversi motor listrik melalui pengembangan industri-industri pendukung lainnya. Hal ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Setelah berhasil melaksanakan program konversi 100 unit sepeda motor penggerak BBM menjadi motor listrik, Kementerian ESDM akan melanjutkan konversi tersebut sebanyak 1.000 motor listrik di tahun 2022. Mengoptimalkan konversi 1.000 motor listrik tahun ini dan 13 juta pada 2030 merupakan salah satu strategi pemerintah mengakselerasi menuju net zero emission pada 2060.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.