Pengecekan suhu pada penumpang commuterline. Pemerintah menetqpkan PPKM level 3 akan diberlakukan menjelang HAri Raya Natal dan Tahun Baru. ANTARA FOTO

Pemerintah memutuskan untuk kembali memberlakukan kebijakan pembatasan terhadap mobilitas warga di Jawa-Bali dan luar Jawa. Senantiasa bersikap waspada tetap dipandang sebagai pilihan terbaik di tengah pandemi Covid-19.

Jakarta, tambahasil.com – Pada November 2021, rata-rata angka penularan harian Covid-19 di Indonesia sudah bisa dikatakan menurun signifikan, dibandingkan pada Juli lalu. Angka kematian akibat Covid-19 pun terus setali tiga uang.

Secara umum, tidak ada hal yang terlalu dirisaukan terkait progres penanganan pandemi Covid-19 di tanah air. Semua berjalan sebagaimana yang diharapkan seluruh lapisan masyarakat.

Pada 17 November 2021, misalnya, angka penularan harian sudah bertengger di angka 500-an kasus per hari. Kendati ada kenaikan sekitar 100-an kasus penularan dari satu hari sebelumnya, Selasa (16/11/2021), angka tersebut sudah sangat jauh menurun dibandingkan empat bulan lalu. Di mana penularan harian Covid-19 bahkan pernah bertengger di angka 56 ribuan per hari.

BACA  Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Profesionalisme BUMN

Tak hanya kasus penularan setiap harinya, angka kematian hingga pertengahan November ini juga terus menunjukkan penurunan. Pada Rabu (17/11/2021), angka kematian harian akibat wabah berbahaya ini menyisakan angka 13 kasus.

Rendahnya angka kematian, dari total kasus aktif Covid-19 di tanah air sebanyak 8.390, dengan 7.177 suspek, tentu sangat melegakan. Karena dapat kiranya dimaknai bahwa di tengah pandemi ini, kesiapan dunia medis dalam memberikan penanganan terhadap penderita corona sudah sangat baik. Sehingga tingkat fatalitas dapat ditekan sedemikian rupa.

Kemampuan menekan penularan dan fatalitas kasus akibat terjangan virus SARS COV-2 di tanah air, yang belakangan diketahui didominasi oleh varian Delta, tidak hanya membuahkan apresiasi dari warga bangsa di dalam negeri. Berbagai ucapan selamat dan penghargaan pun diraih Pemerintah Indonesia dan berbagai elemen pendukungnya terkait penanganan pagebluk yang diketahui mulai berjangkit di negeri ini sejak 2 Maret 2020.

BACA  Memikat Saintis Indonesia Seluruh Dunia Untuk Membangun Tanah Air

Salah satu apresiasi bagi Indonesia diberikan oleh John Hopkins University. Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang berhasil menangani pandemi Covid-19. Sebagaimana diketahui, Indonesia mampu menurunkan kasus hingga 58% dalam kurun waktu 2 minggu.

Setelah sempat digempur oleh virus pada Juni-Juli 2021, pada akhir akhir Juli hingga saat rilis itu diturunkan, angka konfirmasi, perawatan, dan kematian akibat Covid-19 terus menurun. Bahkan positivity rate pada September lalu telah mendekati rekomendasi WHO, yakni kurang dari 5%.

Tentunya semua capaian itu tidak terlepas dari keseriusan pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 serta kontribusi dan gotong-royong dari seluruh masyarakat Indonesia. Kendati semua indikator menunjukkan perbaikan situasi, namun pandemi belumlah berakhir. Bahkan di sejumlah negara di belahan lain dunia, pandemi kembali meradang dan menyerang warganya dalam jumlah spektakuler. Itulah sebabnya, Pemerintah Indonesia memilih untuk senantiasa menjaga kewaspadaan.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.