Bogor, tambahasil.com – Dua orang staf PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kultur Jaringan Tanaman selama sepuluh hari (19 Agustus-1 September 2021) di Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen), Bogor.

Bimtek terdiri atas pembekalan teori dan praktek, baik didampingi maupun secara mandiri. Dengan Bimtek ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan, wawasan, dan keterampilan teknik kultur jaringan tanaman.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BB Biogen, Ir. Mastur, MSi., Ph.D pada Kamis (19/8/2021). Kepala BB Biogen menyambut baik serta mendukung pengembangan teknik kultur jaringan tanaman untuk aplikasi industri.

“Kami mengapresiasi atas kepercayaan Sido Muncul untuk berkolaborasi dengan BB Biogen dan sangat senang dengan dilaksanakannya Bimtek ini. Kami berharap acara ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh, kemudian bila ada yang kurang dipahami oleh para peserta bisa langsung ditanyakan kepada bapak/ibu peneliti terkait,” tutur Mastur.

BACA  Pengembangan Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (SIKOMANDAN)


Adapun topik dari teori pada Bimtek ini, mulai dari pengenalan dan hasil-hasil riset kultur jaringan di BB Biogen, Sarana dan prasarana standar dan minimal lab kultur jaringan, peran media dan ZPT dalam lab kultur jaringan, sistem regenerasi dalam kultur jaringan tanaman, low cost effective dalam produksi secara benih kultur jaringan, pengenalan lat lab kultur jaringan. Topik untuk praktek meliputi preparasi alat gelas, preparasi stok hara makro, hara mikro, vitamin dan ZPT, preparasi media, sterilisasi dan penanaman eksplan, subkultur eksplan untuk inisiasi dan multiplikasi tunas, juga subkultur biakan untuk induksi akar dan aklimatisasi planlet.

Yunian dan Dinda, peserta Bimtek merasa senang memperoleh wawasan dan pengalaman praktek kultur jaringan secara lengkap di BB Biogen. “Sepulang dari Bimtek ini, setiap peserta harus punya rasa percaya diri dan mampu mandiri untuk menerapkan teknik kultur jaringan di perusahaannya”, tambah Roostika, salah satu narasumber Bimtek (M. Hasni Zulfikar-pertanian.go.id).

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.