Peran Maudy Ayunda, sebagai bagian dari tim Jubir Presidensi G20 Indonesia, diharapkan dapat membantu pemerintah bisa menyebarkan pesan-pesan yang membumi bagi masyarakat.

Jakarta, tambahasil.com – Agenda Presidensi G20 Indonesia 2022 bukan semata agenda elite global. Forum pemimpin negara-negara maju serta negara berkembang dengan lembaga internasional itu juga melibatkan akademisi, korporasi, komunitas, dan anak muda.

Isu-isu G20 seperti ekonomi digital dan transisi energi dibumikan agar menyentuh kalangan milenial dan Gen Z. Oleh karena itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai koordinator media dan komunikasi Presidensi G20 Indonesia 2022 memerlukan publik figur yang dikenal anak muda. Khususnya generasi milenial dan gen Z yang akan meneruskan agenda-agenda besar yang dibahas di forum G20.

Siapa tak kenal Maudy Ayunda. Selebrita yang wajah cantiknya kerap muncul di iklan-iklan televisi maupun platform digital. Sejumlah film dan lagu-lagu yang dibawakannya menjadi hits bagi kalangan muda. “Saat ini (Maudy) masih berusia 27 tahun, tetapi prestasinya itu luar biasa. Dalam 15 tahun terakhir, dia telah membintangi lebih dari 10 judul film dan merilis tiga album. Ini bisa dijadikan modal untuk bisa menyampaikan pesan-pesan Presidensi G20 Indonesia,” ujar Staf Khusus Menteri Kominfo Dedy Permadi, saat memperkenalkan Maudy Ayunda dalam media briefing di kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (7/4/2022).

BACA  Mengantisipasi Kepadatan Arus Mudik di Jawa

Dedy Permadi menegaskan, penunjukan Maudy Ayunda untuk terlibat dalam tim Juru Bicara Presidensi G20 Indonesia adalah karena kemampuan komunikasinya yang mumpuni. Selain itu, sosok Maudy merepresentasikan profil anak muda Indonesia yang berprestasi.

Maudy Ayunda merupakam lulusan salah satu kampus terbaik di dunia. Menempuh pendidikan S1 Oxford University di Inggris. Di Oxford University, Maudy Ayunda mengambil pendidikan S1 jurusan PPE (Politics, Phylosophy, and Economics). Maudy Ayunda berhasil menyelesaikan studinya hanya dalam waktu tiga tahun.

Dari Inggris, ia melanjutkan pendidikannya di Stanford University, San Fransicso, Amerika Serikat. Meski diterima juga di Harvard University, Maudy memilih kuliah di Stanford. Mengambil gelar Master di Stanford, ia mengambil dua jurusan sekaligus, yakni Administrasi Bisnis dan Pendidikan.

BACA  Presiden Dorong Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Tugas pemerintah sebagai Presidensi G20 memastikan agar tiga isu prioritas Presidensi G20 Indonesia yakni penguatan arsitektur kesehatan global, transformasi digital, serta transisi energi dapat menjadi modal besar untuk dunia agar pulih dan bangkit lebih kuat lagi pascapandemi Covid-19.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.