E-Katalog diharapkan bisa menjadi showcase bagi produk UMKM dan koperasi. Potensi dana yang akan dibelanjakan melalui platform itu bisa lebih dari Rp400 triliun.

Jakarta, tambahasil.com – Pemerintah kini cukup gencar mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta koperasi untuk mengambil porsi lebih besar dalam era perekonomian digital.

Bagi pemerintah, sektor UMKM dan koperasi sebagai penopang ekonomi bangsa tetap perlu terus didukung geliat usahanya. Apalagi, sepanjang berlangsungnya wabah, sektor itu termasuk yang menderita.

Oleh karena dianggap sebagai penopang pertumbuhan ekonomi, pemerintah pun memberi perhatian khusus, mendorong sektor itu agar ekonominya bergerak kembali. Bentuk dukungan itu, misalnya, melalui gerakan belanja produk dalam negeri (PDN), penyempurnaan E-Katalog, belanja pemerintah, pemberian keringanan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR), hingga relaksasi pemberlakuan standar nasional Indonesia (SNI).

BACA  PON XX Menggerakkan Perekonomian dan Membantu UMKM

Dari sejumlah fasilitas itu, membahas soal E-Katalog tentu lebih menarik. Pasalnya, platform E-Katalog merupakan aplikasi belanja online yang dikembangkan oleh lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah dan baru saja diperkenalkan.

Tentu saja, lahirnya E-Katalog tidak lepas dari tuntutan perkembangan teknologi terutama digital. Melalui medium berbasis digital itu, pemerintah pun mengembangkan sistem pengadaan barang/jasa yang melibatkan data dari seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang terintegrasi.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.