Jakarta, tambahasil.com – Pengobatan pada ikan yang sakit tidak akan berarti jika tidak dilakukan dengan analisa yang tepat. Penggunaan obat-obatan kimia dan herbal pun tidak akan bisa menyembuhkan penyakit ikan karena tidak tepatnya antibiotik (kimia/alami) yang digunakan.

Berikut langkah-langkah yang tepat dalam mengobati ikan lele dan ikan air tawar lainnya :

1. Lihat tanda-tanda fisik dan tingkah laku ikan seperti apa?

2. Diagnosis penyakit ikan disebabkan oleh mikroorganisme patogen apa?

3. Diagnosis penyakit ikan primer dan sekunder.

4. Penyebaran penyakit dapat ditularkan melalui apa?

5. Tentukan obat kimia atau herbal yang dapat membasmi mikroorganisme patogen penyebab penyakit.

6. Tentukan obat kimia atau herbal yang dapat membasmi penyebaran penyakit.

7. Lakukan tindakan pemulihan ikan.

Diagnosis penyakit ikan primer dan sekunder

Penentuan penyebab penyakit primer sangat penting dilakukan untuk menentukan sumber utama penyebab penyakit pada ikan. Pengobatan akan sia-sia jika tidak menemukan penyebab utama. Misalkan tanda-tanda fisik ikan berjamur, maka umumnya yang dilakukan adalah pembasmian penyebab penyakit tersebut (jamur), padahal bisa jadi jamur tersebut tumbuh akibat adanya luka atau borok yang disebabkan oleh bakteri (penyebab primer).

BACA  Pelatihan Budidaya Udang dan Bandeng Sistem Polikultur di Cirebon

Penyebaran atau Penularan Penyakit Ikan

Setelah diagnosis penyakit selesai dilakukan, maka perlu juga memperhitungkan penyebaran penyakit agar setelah pengobatan ikan dapat sembuh total karena penyebaran penyakit sudah dihentikan. Tanpa memperhitungkan penyebaran penyakit maka ikan akan sembuh dan sakit kembali karena mikroorganisme patogen penyebab penyakit dapat juga hidup di luar tubuh ikan.

Sistem pengobatan “BOM NUKLIR” sudah pernah dibahas dalam beberapa grup diskusi untuk membasmi habis seluruh mikroorganisme patogen sehingga pengobatan pun dapat berlangsung cepat, dan tuntas.

Secara garis besar, cara penyebaran dan penularan penyakit antara lain dapat : melalui air, melalui ikan, melalui pakan, melalui kontak langsung, konstruksi wadah budidaya, melalui peralatan, melalui hama.

Menentukan Pengobatan yang Tepat

Pengobatan harus TUNTAS ! Membasmi penyebab utama penyakit (primer) dan penyebab penyakit ikutan (sekunder) serta potensi penyebaran penyakit mutlak dilakukan.

BACA  Sidat Sebagai Jenis Ikan Dilindungi Terbatas

Jika penyebabnya bakteri maka berikan antibiotik yang dapat membasmi bakteri dan cegah penyebarannya dengan sterilisasi penyebab penyebaran atau penularan penyakit ikan.

Penggunaan antibiotik (kimia atau alami) harus mempelajari secara detail apakah antibiotik tersebut mampu membunuh penyebab penyakit pada ikan? Khususnya jika ingin menggunakan antibiotik alami (herbal).

Misalnya : hasil diagnosis penyakit bintik putih disebabkan oleh parasit Ichtyopthirius m. lalu diberikan obat herbal selada yang bisa membasmi bakteri Aeromonas h. tentu saja ikan tidak akan sembuh karena penggunaan obat herbal yang kurang tepat. Belum lagi penyebaran atau penularan penyakit tidak dihentikan maka penyakit akan hidup berpindah-pindah dari satu ikan ke ikan lainnya bahkan bisa mencapai ke seluruh ikan.

Lakukan Pemulihan Ikan yang Sembuh

Ikan yang baru sembuh tentu saja memiliki daya tahan tubuh yang rendah, perawatan khusus perlu diberikan dengan pemberian feed additive (imbuhan pakan) berupa pro biotik, herbal, vitamin, dan pakan yang sesuai nutrisi dan kebutuhan ikan.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.