Jakarta, tambahasil.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat sinergitas dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Selain penegakan hukum, sinergitas tersebut juga diarahkan sebagai upaya bersama dalam pemulihan ekonomi nasional dan mendorong kesejahteraan nelayan melalui program budidaya lobster.

“Tugas kita melakukan pengawasan di lokasi sumber BBL, sertifikasi di lokasi budidaya, dan monitoring daerah rawan pengeluaran ilegal,” kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina saat menjadi pembicara rapat Koordinasi Polri, di Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Dalam forum yang dihadiri oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia ini, Rina mengajak aparat terutama Bareskrim Polri untuk terus melakukan sosialisasi peraturan perundangan kepada masyarakat. Selain itu, dia mengingatkan perlunya peningkatan pengawasan di instalasi atau tempat pemasukan dan pengeluaran.

BACA  Gurami BIMA Merupakan Ikan Hibrida Unggul Milik Balai Riset Pemuliaan Ikan

“Kita juga perlu bertukar informasi dalam rangka pemetaan jaringan pelaku dan jalur pengeluaran benih bening losbter sekaligus meningkatkan sinergitas dalam penegakan hukum serta pembinaan kepada masyarakat perikanan,” sambungnya.

Sementara Kabareskrim, Komjen Agus Andrianto menyebut sinergitas antara Satgas dan BKIPM dalam penegakan hukum harus diikuti oleh upaya pemulihan ekonomi melalui program budidaya lobster. Dia memastikan jajarannya siap mendukung upaya KKP dalam program budidaya lobster guna peningkatan ekonomi dan kesejahteraan nelayan.

 

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.